Seminar Ilmiah Nasional Politeknik Sandi Karsa Makassar: Penguatan Kompetensi TTLM dalam Era Human-Centric Technology Menuju Indonesia Emas 2045
Makassar, 4 Oktober 2025 – Politeknik Sandi Karsa Makassar sukses menyelenggarakan Seminar Ilmiah Nasional dengan tema “Penguatan Kompetensi TLM dalam Era Human-Centric Technology untuk Transformasi Kesehatan Menuju Indonesia Emas 2045”. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Dalton Makassar ini menghadirkan akademisi, praktisi, mahasiswa, serta tamu undangan dari berbagai institusi kesehatan dan pendidikan di Indonesia. Latar Belakang dan Tujuan Seminar ini diselenggarakan oleh Program Studi D-IV Teknologi Laboratorium Medis (TTLM) Politeknik Sandi Karsa Makassar sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kompetensi tenaga kesehatan, khususnya di bidang laboratorium medis.
Era digital saat ini menuntut adanya human-centric technology, di mana teknologi tidak hanya berfokus pada inovasi tetapi juga menempatkan manusia sebagai pusat pengembangan.
Dalam konteks kesehatan, pemanfaatan teknologi berbasis manusia sangat penting untuk memastikan pelayanan yang lebih efektif, akurat, dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Melalui seminar ini, Politeknik Sandi Karsa menekankan pentingnya memperkuat kompetensi tenaga laboratorium medis agar mampu menjawab tantangan transformasi kesehatan menuju Indonesia Emas 2045. Jalannya Acara Acara dibuka dengan sambutan resmi dari pimpinan Politeknik Sandi Karsa Makassar yang menegaskan komitmen institusi untuk terus berkontribusi dalam pembangunan kesehatan nasional. Setelah itu, peserta disuguhi serangkaian presentasi ilmiah dan diskusi panel dari para narasumber yang kompeten di bidangnya. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi: 1. Peran TLM dalam Era Digital Bagaimana tenaga laboratorium medis dapat mengintegrasikan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI), big data, dan sistem informasi kesehatan dalam praktik sehari-hari. 2. Human-Centric Technology dalam Pelayanan Kesehatan Pemanfaatan teknologi harus tetap menempatkan pasien sebagai fokus utama, termasuk dalam aspek diagnosis, monitoring, dan evaluasi kesehatan. 3.
Kesiapan Menuju Indonesia Emas 2045 Tahun 2045 menjadi momentum penting bagi Indonesia dalam menyongsong 100 tahun kemerdekaan. Salah satu pilar utama pencapaian visi tersebut adalah sektor kesehatan yang unggul dan berdaya saing global. Peserta dan Dukungan Seminar ini dihadiri ratusan peserta, terdiri dari mahasiswa, dosen, peneliti, tenaga kesehatan, serta undangan dari berbagai institusi mitra. Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme tinggi terhadap isu-isu terkini dalam dunia kesehatan, terutama di bidang laboratorium medis. Selain itu, kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai sponsor dan mitra, antara lain Prodia, Maxima, serta KAM. Kolaborasi ini menjadi bukti sinergi antara dunia pendidikan, industri, dan masyarakat dalam memperkuat kompetensi tenaga kesehatan. Dampak dan Harapan Dengan adanya seminar ini, diharapkan lahir ide-ide baru serta inovasi dalam pengembangan kompetensi tenaga laboratorium medis. Para peserta diharapkan dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam praktik profesional mereka, sehingga mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan di masyarakat. Lebih jauh, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan pertukaran gagasan antar akademisi serta praktisi. Hal ini penting untuk memperkuat jejaring kerja sama, baik di tingkat regional maupun nasional. Pimpinan Politeknik Sandi Karsa Makassar dalam sambutannya menegaskan bahwa transformasi kesehatan menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan SDM yang unggul, adaptif, dan berkarakter kuat. Dengan memperkuat kompetensi TLM, Indonesia akan mampu bersaing di kancah internasional sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan nasional. Seminar Ilmiah Nasional ini bukan hanya sekadar forum akademik, tetapi juga bentuk nyata komitmen Politeknik Sandi Karsa Makassar dalam mendukung transformasi kesehatan berbasis teknologi.
Melalui kolaborasi, inovasi, dan semangat kebersamaan, Indonesia optimis mampu mencapai visi besar menuju Indonesia Emas 2045. Kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif serta penyerahan cenderamata kepada para narasumber dan mitra pendukung. Para peserta pulang dengan bekal wawasan baru dan motivasi untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas kesehatan bangsa.
What's Your Reaction?